Inter Miami Dibungkam LAFC 3-0, Lionel Messi Frustrasi Tanpa Sergio Busquets
2 mins read

Inter Miami Dibungkam LAFC 3-0, Lionel Messi Frustrasi Tanpa Sergio Busquets

Antar Miami mengawali musim MLS dengan hasil mengecewakan setelah kalah 0-3 dari LAFC pada laga pembuka, Minggu dini hari, di Los Angeles Memorial Coliseum. Kekalahan ini langsung menyoroti satu masalah utama yang belum terselesaikan, yakni absennya Sergio Busquets yang sudah pensiun.

Dimainkan di hadapan 75.673 penonton, yang merupakan jumlah penonton terbesar kedua sepanjang sejarah MLS dan yang tertinggi untuk pekan pembuka musim, tuan rumah tampil lebih siap. Pelatih baru LAFC, Marc Dos Santos, membuka pemerintahannya dengan kemenangan telak atas juara bertahan MLS.

David Martinez membuka jalan bagi kemenangan Hitam dan Emas. Nathan Ordaz dan Denis Bouanga kemudian menambah gol untuk memastikan keunggulan tiga gol tanpa balas. Skor akhir bisa saja lebih besar jika finishing LAFC lebih tajam.

Dampak Absennya Sergio Busquets

Laga ini merupakan laga pertama Inter Miami tanpanya Sergio Busquets sejak sang gelandang memutuskan pensiun. Absennya dia sangat terasa terutama dalam mengatur tempo dan menjaga keseimbangan di lini tengah.

Momen gol kedua LAFC yang dicetak Bouanga menunjukkan kesenjangan tersebut. Tidak ada pemain yang turun cepat untuk menata pertahanan. Situasi seperti ini sebelumnya menjadi ciri khas Busquets yang dikenal pandai membaca permainan serta menggerakkan bola dengan cepat dan akurat ke area berbahaya untuk memulai serangan.

Rodrigo De Paul diproyeksikan mengisi peran penting itu. Namun dengan sejumlah perubahan komposisi skuad, proses adaptasi nampaknya tidak berjalan mulus. Tercatat, tiga starter di laga kali ini tidak bermain untuk klub pada musim lalu sehingga koordinasi antar lini masih membutuhkan waktu.

Messi terlihat kesal

Lionel Messi mengalami malam yang relatif tenang seperti biasanya. Ia beberapa kali terlihat menunjukkan ekspresi frustasi, terutama saat tim kesulitan membangun permainan dan menghadapi pendekatan fisik dari luar LAFC.

Minimnya kohesi permainan membuat Inter Miami tak mampu menguasai pertandingan sesuai ekspektasi. Faktanya, status mereka sebagai salah satu favorit juara Piala MLS 2026 tetap utuh.

Di sisi lain, kemenangan ini memberikan pesan awal dari LAFC bahwa mereka layak diperhitungkan di kompetisi musim ini. Setidaknya di pekan pertama, Hitam dan Emas menunjukkan kesiapan yang lebih matang dibandingkan sang juara bertahan.

Berita Terkini

Berita Terbaru

Daftar Terbaru

News

Berita Terbaru

Flash News

RuangJP

Pemilu

Berita Terkini

Prediksi Bola

Togel Deposit Pulsa

Technology

Otomotif

Berita Terbaru

Slot Demo Gratis Tanpa Potongan 2025

Slot yang lagi gacor

Teknologi

Berita terkini

Berita Pemilu

Berita Teknologi

Hiburan

master Slote

Berita Terkini

Pendidikan

Resep

Jasa Backlink

One Piece Terbaru